Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018
Sifat Dua Puluh versi Bahasa Aceh By SANTRI ACEH  Januarai 2018/ Rabiul Akhir 1439 SIFET DUA PLOH Sifeut Yang Wajeb Bak Allah Ta’ala Na Dua Ploh Boh Sifeut 1. Wujud Arti wujud na Allah ta’ala. Lawanjih hana, mustahel Allah ta’ala hana. Dalilnya; اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا “Allah yang menciptakan langit dan bumi beserta isi keduanya” 2. Qidam Arti qidam awai na Allah ta’ala. Lawanjih dudoe na, mustahel Allah ta’ala dudoe na. Dalilnya; هُوَ الْاَوَّلُ وَالْاَخِرُ “Dialah yang awal dan yang akhir” 3. Baqa’ Arti baqa’ kekal Allah ta’ala. Lawanjih fana, mustahel Allah ta’ala fana. Dalilnya; وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلالِ وَالإكْرَامِ “Dan kekallah zat Tuhan-Mu yang maha tinggi dan mulia” 4. Mukhalafatuhu Lil Hawadist Arti mukhalafatuhu lil hawadist hana sama Allah ta’ala ngon peunujeut, bak zat droe Neuh, bak sifeut droe Neuh lom bak buet droe Neuh Lawanjih sama Allah ta’ala ngon peuneujeut, mustahil sama Allah ...
*KENAPA FIR'UN MENDAKWA TUHAN?* (Kajian Hikam bersama Abi MUDI) Fir'un adalah sosok manusia angkuh yang mendakwa dirinya Tuhan. Dalam Hasyiah Shawi 'ala Tafsir Jalalain (Juz I: H. 50) disebutkan Fir'un memiliki nama asli Al-Walid bin Mus'ab bin Rayyan. Makanan sehari-harinya fashil (anak lembu) dan ia membuang hajat dalam 40 hari hanya sekali. Pertanyaannya, Apa latar belakang yang membuat Fir'un berani mengklaim dirinya sebagai Tuhan. Dalam pengajian Hikam bersama Almukarram Abi Zahrul Fuadi Mubarrak (Abi MUDI) malam ini terdapat jawaban atas pertanyaan itu. Ternyata ada sebagian Ulama yang menyatakan bahwa penyebab Fir'un mendawa dirinya Tuhan karena thulul 'afiyah (terlalu lama merasakan kondisi sehat dan kesejahteraan). Itulah yang melatarbelakangi kenapa Fir'un berani berkata: Ana Rabbukumul A'la. Selama 400 tahun, jangankan sakit berat, Fir'un tidak pernah merasakan pening, demam atau detak jantung karena ketakutan. Andai semalam ...